Ibu Hamil. FOTO/Pixabay

Informasi Lengkap Kehamilan Trimester Kedua

Ibu Hamil. FOTO/Pixabay

Ibu Hamil. FOTO/Pixabay

Kehamilan trimester kedua berlangsung antara minggu ke 13 hingga 27. Sebagian besar Ibu akan merasa lebih berenergi di trimester kedua dibanding trimester pertama yang selalu mengalami morning sickness sepanjang hari. Ada perubahan-perubahan signifikan pada fisik Ibu dan janin pada fase ini. Selain itu keluhan-keluhan yang akan Ibu alami, tes apa saja yang perlu dilakukan untuk mempersiapkan kelahiran buah hati.

Dilansir dari laman Family Doctor, ada beberapa perubahan fisik yang dialami Ibu di trimester kedua. Perubahan tersebut terjadi karena perut Ibu yang semakin berkembang, hormon kehamilan, dan berat badan semakin meningkat.

Perubahan Tubuh pada Trimester Kedua

Perubahan pada Payudara

Kemungkinan payudara tidak akan sesensitif pada trimester pertama, namun pada trimester kedua payudara akan semakin berkembang. Hal ini disebabkan oleh berkembangnya kelenjar susu dan timbunan lemak untuk mempersiapkan ASI ketika bayi lahir. Selain itu kulit disekitar puting akan terlihat lebih gelap dengan benjolan-benjolan kecil. Benjolan tersebut merupakan kelenjar minyak yang melindungi agar puting tidak kering. Sebagian Ibu juga ada yang mulai keluar cairan kolostrum pada payudaranya.

Perubahan pada Kulit

Tubuh Ibu yang mulai berkembang membuat beberapa area kulit menegang. Sehingga serat elastis dibawah lapisan kulit robek dan membentuk stretch mark. Stretch mark biasa muncul disekitar payudara, bokong, perut, dan paha. Memang tidak semua Ibu mengalami, namun hal ini umum terjadi dan tidak dapat dicegah. Menjaga berat badan agar tidak berlebihan bisa membantu mengurangi terjadinya stretch mark, sedangkan beberapa produk seperti lotion atau minyak bisa membantu melembabkan dan mengurangi rasa gatal. Tenang, stretch mark akan memudar setelah proses melahirkan.

Masalah kulit lainnya adalah kulit akan cenderung kering dan gatal, lebih sensitif terhadap sinar matahari sehingga perlu menggunakan sunscreen ketika Ibu keluar rumah, muncul garis gelap (linea nigra) dari bawah pusar hingga ke rambut kemaluan, dan bercak hitam pada kulit wajah.

Keluhan yang sering Dialami pada Trimester Kedua

Kram Kaki

Kram kaki biasa terjadi ketika Ibu sedang tidur, hal ini terjadi karena janin dalam perut Ibu terus tumbuh dan memberikan tekanan pada saraf dan pembuluh darah yang dialirkan ke kaki. Sebaiknya Ibu tidur dengan posisi miring. Selain kram kaki, ada yang lebih parah yaitu Deep Vein Thrombosis (DVT) atau gumpalan darah yang terbentuk pada pembuluh darah dan mengakibatkan bengkak pada satu kaki. Jika Ibu mengalami DVT sebaiknya konsultasikan kepada dokter.

Bengkak pada Pergelangan Kaki, Tangan, dan Wajah

Tidak semua Ibu mengalami hal ini, namun ada beberapa Ibu yang mengeluhkan terjadi bengkak pada pergelangan kaki, tangan, dan wajah. Bengkak yang Ibu alami terjadi karena tubuh Ibu menyimpan lebih banyak cairan dan aliran darah melambat.

Sakit Punggung

Sakit punggung yang dialami biasanya meliputi bagian punggung, panggul, dan pinggul. Hal itu terjadi karena area tersebut menopang dan mendapat tekanan yang lebih besar akibat perut Ibu yang semakin membesar. Selain itu hormon kehamilan juga dapat mengendurkan ligamen yang menyatukan tulang untuk proses persiapan persalinan.

Kram Perut

Kram perut terjadi karena otot dan ligamen yang menopang rahim mulai meregang karenan tekanan dari rahim yang semakin besar. Sehingga menyebabkan rasa nyeri pada perut bagian bawah.

Gusi Berdarah

Hormon kehamilan membuat ligamen dan tulang mulut meregang sehingga akan mengirimkan lebih banyak darah ke gusi. Hal ini akan kembali normal setelah melahirkan. Hubungi dokter jika keadaan semakin parah karena bisa jadi penanda penyakit periodental yang dapat menyebabkan kelahiran prematur, dan berat bayi yang rendah.

Infeksi saluran Kemih (ISK)

Perubahan hormon memperlambat aliran urin pada kandung kemih. ISK ditandai dengan keinginan buang air yang sering dan terasa sakit seperti terbakar, adanya darah dan bau yang menyengat pada urin.

Kontraksi Braxton Hicks

Kontraksi ini sering dianggap sebagai kontraksi palsu, hal ini merupakan upaya rahim untuk mempersiapkan persalinan yang akan Ibu alami. Kontraksi ini mungkin terasa tidak nyaman namun ini wajar ya bu.

Keluhan-keluhan tersebut umum terjadi pada trimester kedua. Dilansir dari laman Healthline, Ibu bisa menghubungi dokter jika mengalami keluhan-keluhan yang lebih parah diantaranya sebagai berikut.

Hubungi Dokter jika Mengalami Hal-Hal ini

Mual dan Muntah

Penyakit kuning (Menguningya bagian putih mata)

Pembengkakan ekstrim

Pertambahan berat badan yang tidak wajar

Tes yang perlu Dilakukan pada Trimester Kedua

Setidaknya pada trimester kedua Ibu perlu mengunjungi dokter setiap satu bulan sekali untuk memastikan kondisi janin dan fisik Ibu. Berikut tes yang perl dilakukan:

Pengukuran tekanan darah dan berat badan Ibu

Pemeriksaan USG

Skrining diabetes dengan cek darah

Tes untuk mengamati kemungkinan cacat lahir dan tes penyaringan genetik lainnya

Amniosintesis, tes untuk mengetahui kelainan genetik pada bayi dengan pemeriksaan cairan ketuban atau cairan amnion

Berikut tips yang bisa dilakukan di Trimester Kedua agar Ibu dan Janin Sehat

Rutin dan melanjutkan konsumsi vitamin yang diberikan dokter

Tetap aktif dan beraktivitas

Lakukan olahraga seperti senam kegel

Konsmsi buah dan sayur, protein, dan makanan kaya serat, hindari makanan yang terlalu tinggi kalori

Minum air putih

Menambah kalori sekitar 300 per hari, jangan terlalu berlebihan

Jaga kesehatan dan kebersihan gigi dan gusi

Apa saja yang tidak boleh dilakukan pada trimester kedua?

Olahraga yang terlalu berat dan berpotensi terjadi cedera pada perut

Alkohol dan kafein

Merokok

Obat-obatan ilegal

Konsumsi ikan mentah dan hindari makanan laut yang cenderung terkontaminasi merkuri

Kecambah mentah

Hindari kucing, bisa memelihara kucing namun pastikan tidak terkontaminasi dengan kotoran kucing karena bisa saja kotoran kucing membawa parasit toksoplasmosis

Susu yang tidak dipasteurisasi

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *